Jogja Serambi Madinah

Semangat Jogja Serambi Madinah Dihadiri 30.000 orang : Dari Bumi penerus Mataram Islam untuk Indonesia Damai

”Dihadiri 30.000 orang ,

Dari Bumi penerus Mataram Islam untuk Indonesia Damai”

JSM Info : Puluhan ribu orang yang memadati Alun-alun Utara, Kota Yogyakarta, memanjatkan doa secara bersama-sama agar terwujud Indonesia yang damai, melalui kegiatan bertajuk “Dari Mataram untuk Indonesia”, Kamis (4/3) malam. “Ada sekitar 30.000 orang yang secara bersama-sama memanjatkan doa untuk mewujudkan Indonesia yang damai, makmur dan sejahtera,” kata anggota panitia penyelenggara kegiatan doa dan tausiyah ini, Ahmad Nasir. Menurut dia, kegiatan tersebut digelar karena Yogyakarta merupakan miniatur Indonesia, yang secara tidak langsung menjadi kiblat bagi pergerakan bangsa ini. “Kami peduli dengan keberadaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sehingga kami menggelar acara doa bersama ini untuk mewujudkan Indonesia yang damai,” katanya, dengan menambahkan bahwa acara itu juga merupakan bagian dari peringatan Maulud Nabi Muhammad SAW. Ia mengatakan masyarakat yang datang dan memenuhi seperempat bagian Alun-alun Utara tersebut tidak hanya dari Kota Yogyakarta dan kabupaten di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), tetapi juga berasal dari kota-kota lain di Jawa Tengah di antaranya Kudus, Klaten dan Sragen. Puluhan ribu orang itu mulai memadati Alun-alun Utara sejak pukul 19.00 WIB, meski acaranya baru dibuka secara resmi oleh Kapolda DIY Brigjen (Pol) Sunaryono sekitar pukul 20.30 WIB. Mereka menunggu selama satu jam lebih untuk mendengarkan tausiyah dari Habib Syeh bin Abdul Qadir Assegaf, ulama dari Surakarta (Jateng). Selama menunggu, mereka dihibur kesenian “hadrah” yang melibatkan sekitar 400 penabuh “terbang” dari DIY. Sementara itu, Brigjen (Pol) Sunaryono berharap bangsa Indonesia selalu dalam kondisi yang aman, dimulai dari Yogyakarta, DIY, dan untuk seluruh wilayah tanah air Indonesia. “Sebagai aparat kepolisian, kami bertanggung jawab untuk memelihara kamtibmas dan melindungi serta mengayomi masyarakat. Sehingga, keamanan dan ketertiban harus selalu terjaga,” katanya. Menurut dia, rasa dan situasi yang aman akan meningkatkan perekonomian masyarakat, dan berimbas pada peningkatan pembangunan. “Hasil pembangunan akan dirasakan masyarakat, yakni terciptanya peningkatan kesejahteraan rakyat,” katanya. Selain dihadiri sejumlah pejabat publik, acara tausiyah dan doa bersama ini juga dihadiri kerabat Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat selaku pemilik Alun-alun Utara yang diwakili GBPH Joyokusumo, adik Sri Sultan HB X yang di kenal mengusung Semangat Jogjakarta Serambi Madinah. semoga menjadi lebih baik, dari Jogjakarta penerus Mataram Islam menuju Indonesia yang lebih baik.

Tim JSM Info dari berbagai Sumber

About these ads

March 5, 2010 - Posted by | Uncategorized

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: